Relevansi Kebijakan Pemerintah Terkait Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Pencegahan Stunting: Perfektif Saddu al-Dzariah
Kata Kunci:
Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Saddu al-Dzariah, StuntingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi kebijakan pemerintah terkait pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam upaya pencegahan stunting dengan memanfaatkan teori Saddu al-Dzariah. Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Melalui pendekatan teori Saddu al-Dzariah, penelitian ini mengkaji aspek-aspek kebijakan pemerintah terkait PMT dan bagaimana implementasinya dapat memitigasi risiko stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah pustaka kualitatif dengan menganalisa kebijakan pemerintah, serta tinjauan literatur baik jurnal maupun buku yang dukaitkan dengan konsep Saddu al-Dzariah dalam konteks kesehatan anak. Hasil penelitian ini yaitu kebijakan pemerintah Indonesia yang menerapkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk mencegah stunting pada balita, yang merupakan aplikasi dari teori Saddu al-Dzariah dalam mencegah kerusakan jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Meskipun PMT telah diterapkan, prevalensi stunting masih tinggi, menunjukkan bahwa faktor lain seperti pola asuh, gizi, genetika, dan kondisi sosial ekonomi keluarga juga mempengaruhi. Penelitian ini menyarankan adanya upaya pencegahan stunting yang dilakukan secara keseluruhan dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut untuk hasil yang lebih efektif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 afthon yazid

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
